Statistiche web
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tanda-Tanda Taubat Diterima Allah

Ilustrasi Orang Sedang Menyesal

Setiap orang pasti punya cerita tentang perjalanan hidupnya. Ada yang menyenangkan dan membuatnya bahagia, ada pula sebaliknya yang membuat dirinya sedih dan juga menyesali perbuatannya saat itu.  
Bagi seorang muslim syariat Islam merupakan rambu-rambu yang wajib dipatuhi karena itu dapat membawa keselamatan hidup. Apabila rambu-rambu itu dilanggar, maka akan dikenakan sanksi berupa dosa bagi siapa saja yang melanggarnya.

Bagi seorang muslim dosa merupakan perkara yang harus ditakutkan ketimbang menenggak racun. Karena dosa merupakan perkara keimanan yang dapat diperkarakan hingga akhirat. 

Selain itu, orang yang sering melakukan dosa selama hidupnya akan berefek pula terhadap kualitas hidupnya. Misal sulitnya pertolongan Allah turun, sulit bahagia selama hidup di dunia, terus dirundung masalah yang berkepanjangan, hidupnya seakan-akan hampa, rasa gelisah muncul setiap saat, dan seterusnya.

Walau demikian, sebesar apapun dosa seorang muslim pada akhirnya bisa ditebus selama ia mau bertaubat. Ustadz Yayang Rahmat Hidayah, S.Pd. selaku da'i muda spesialis ilmu tafsir Al-Qur'an dan Tazkiyatun Nufus pada 22 Februari 2022 di dalam kajian online Pesantren Hijrah Bersanad yang diselenggarakan oleh Kelas Hijrah pernah menyampaikan bahwa tangga pertama untuk meraih ridha Allah ialah taubat. Beliau menjelaskan bahwa terdapat tanda-tanda taubat seseorang dikatakan sah ataukah tidak. Simak penjelasannya berikut ini.


A. Tanda Taubat Diterima

Tanda taubat seseorang diterima oleh Allah ialah dengan munculnya rasa penyelasan yang tinggi dari si pelaku maksiat dan dirinya bertekad kuat untuk tidak mengulangi perbuatannya tersebut. Tobat seorang hamba dinilai sah jika memenuhi setidaknya dua syarat, yaitu: (1) Benar-benar menyesali dosa-dosanya dan (2) Bertekad kuat untuk tidak mengulanginya lagi sepanjang umurnya.

Ciri benarnya tobat menurut Imâm Al-Hasan Al-Bashri ada empat, yaitu: (1) Hati yang menyesal; (2) Lisan yang beristighfar; (3) Anggota badan yang meninggalkan dosa; dan (4) Hati sanubari yang bertekad tak mengulanginya lagi.


B. Tanda Taubat Tidak Diterima

Adapun tanda taubat seseorang dikatakan tidak sah atau tertolak ialah ketika pelaku maksiat masih mengulangi maksiatnya secara terus-menerus bahkan ia bertekad untuk kembali melakukan perbuatan maksiatnya itu. Inilah ciri bahwa tidak ada taubat bagi pelaku maksiat yang demikian.


C. Dalil Bertaubat

Di dalam Al-Qur'an terdapat ayat-ayat tentang perkara taubat salah satunya ialah di dalam QS. At-Taubah [9]: 104:

اَلَمْ يَعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ هُوَ يَقْبَلُ التَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِهٖ وَيَأْخُذُ الصَّدَقٰتِ وَاَنَّ اللّٰهَ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

"Tidakkah mereka mengetahui, bahwa Allah menerima tobat hamba-hamba-Nya dan menerima zakat(nya), dan bahwa Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang?"

Terkait ayat di atas, Prof. Dr. AG. KH. Muhammad Quraish Shihab, Lc., M.A. menjelaskan bahwa makna dari ayat tersebut yakni hendaknya orang-orang yang bertobat itu mengetahui bahwa hanya Allah satu-satunya yang menerima pertobatan yang ikhlas dan sedekah yang baik. Karunia-Nya dalam menerima tobat sungguh amat luas dan rahmat-Nya kepada hamba-hamba-Nya sangat besar.

Terimakasih sudah berkunjung. Semoga artikel tadi bermanfaat 😊

Santri Kuping
Santri Kuping Hai! Saya Guntur saat ini bekerja di Yayasan Semangat Berdakwah Indonesia sebagai management team & pengajar di Rumah Tahfiz Indonesia. Salam kenal :)

Posting Komentar untuk "Tanda-Tanda Taubat Diterima Allah"