Statistiche web
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Untuk Apa Umat Islam Bershalawat?

Ilustrasi Muslim Sedang Bershalawat

Nabi Muhammad Saw. merupakan sosok yang begitu penting bagi umat Islam. Beliau Shalallahu 'alaihi Wassalam disebut sebagai penutup para Nabi & Rasul sebelumnya. Sehingga tidak ada lagi fase kenabian setelah Nabi Muhammad Saw. 

Apabila kita merindukan sosok Nabi Muhammad Saw. maka salah satunya yang bisa dilakukan ialah dengan bershalawat kepadanya sebagai pelepas rindunya.

Dalam artikel ini akan dibahas tentang makna shalawat, manfaatnya, serta dampak cinta kita kepada Nabi Muhammad Saw. Yuk bershalawat dulu sebelum melanjutkan 😊


A. Makna Shalawat

Dalam kajian online yang diselenggarakan oleh Semangat Bersedekah, Ustadz Yayang Rahmat Hidayah, S.Pd. menjelaskan bahwa makna shalawat terbagi tiga menurut Syaikh Wahbah Az-Zuhaili:

1. Shalawat dari Allah kepada Nabi Muhammad
Memiliki arti bahwa itu adalah rahmat dan keridhaan Allah kepada Nabi Muhammad Saw.

2. Shalawat dari malaikat kepada Nabi Muhammad
Diartikan sebagai do'a dan istighfar.

3. Shalawat dari Umatnya kepada Nabi Muhammad
Merupakan do'a sekaligus penghormatan kepadanya (ta'zhim).


B. Manfaat Bershalawat

Kemudian, apabila seorang muslim bershalawat hal itu dapat mengundang kebaikan dan ganjaran yang menyebabkan seorang muslim masuk surga. Selain itu, bershalawat juga dapat menghilangkan kegundahan, kesedihan, dan mencegah kepikunan di masa tua.

Seorang muslim hendaknya menghindari membaca shalawat disertai dengan nada dangdut dan sejenisnya. 

Mengapa? Karena bershalawat bukanlah perkara main-main sehingga harus beradab. Sebagaimana yang sudah disinggung pada paragraf sebelumnya bahwa shalawat merupakan do'a sekaligus penghormatan (ta'zhim) kepada Nabi Muhammad Saw. yang dapat mengundang kebaikan dan ganjaran yang menyebabkan seorang muslim masuk surga.


C. Dampak Cinta Kepada Nabi Muhammad Saw.

Sebagai seorang muslim sudah keharusan untuk mengikuti sunnah-sunnah Nabi Muhammad Saw. dalam menjalani kehidupan. Karena seorang muslim harus berjalan sesuai tuntunan yang ada. Maka dari itu, buku panduan dalam menjalani kehidupan bagi seorang muslim adalah Al-Qur'an dan Sunnah agar dalam menjalankan hidup di dunia selamat dan berbahagia.

Disampaikan oleh Ustadz Yayang Rahmat Hidayah, S.Pd. di dalam kajiannya bahwa seorang muslim yang rajin bershalawat kepada Nabi Muhammad Saw. menurut Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah akan dicerahkan wajahnya, dilapangkan dadanya, dapat menghidupkan hati dan kecintaan terhadap Al-Qur'an.


Catatan Penulis

Penulis sering mendengarkan nasihat dari para ustadz bahwa apabila kita tidur lalu memimpikan Rasulullah Saw. maka yang hadir di dalam mimpi tersebut adalah benar adanya (asli) bahwa yang hadir saat itu merupakan sosok Nabi Muhammad Saw. Dikarenakan setan tidak bisa menyerupai Nabi Muhammad Saw.

Walau demikian, terdapat analisis terlebih dahulu untuk meyakinkan 100% bahwa yang hadir di dalam mimpi itu adalah Nabi Muhammad Saw. Para sahabat terdahulu ketika ada yang menyampaikan pernah bertemu dengan Rasulullah Saw. di dalam mimpi maka sahabat yang lain langsung menanyakan bagaimana wajahnya, tinggi badannya, dan seterusnya.

Sehingga apabila kita merasa pernah bertemu dengan Rasulullah Saw. di dalam mimpi tatkala tidur, terdapat kitab berjudul Syamail Muhammadiyyah untuk membuktikan dan meyakinkan kebenaran tersebut. 

Akhir kata, semoga pembaca yang budiman diberikan kesempatan untuk berjumpa dengan Rasulullah Saw. di dalam mimpi bahkan di surga-Nya nanti. Syukron jazakallah telah berkunjung. Jangan lupa share dan isi kolom komentarnya 😇

Santri Kuping
Santri Kuping Hai! Saya Guntur saat ini bekerja di Yayasan Semangat Berdakwah Indonesia sebagai management team & pengajar di Rumah Tahfiz Indonesia. Salam kenal :)

2 komentar untuk "Untuk Apa Umat Islam Bershalawat?"

  1. Allahumashali'ala Sayyidina Muhammad...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk semangat bershalawat. Semoga artikelnya bermanfaat.

      Hapus