Statistiche web
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengaruh Runtuhnya Khilafah Bagi Umat Islam Dunia (Bagian 2)

Ilustrasi Wanita Arab

Selain dari tiga poin sebelumnya yang sudah pernah di bahas pada artikel berjudul Pengaruh Runtuhnya Khilafah Bagi Umat Islam Dunia (Bagian 1) . Sistem tatanan dunia saat ini banyak merugikan umat Islam di seluruh penjuru dunia seperti rusaknya martabat wanita karena Barat rutin menjadikan wanita sebagai sebuah barang serta komoditi yang bisa dirasakan siapa saja. Seperti aurat wanita yang diumbar dimana-mana, media massa yang tiada hentinya menayangkan gambar wanita telanjang maupun sedikit telanjang sebagai "penglaris" dagangan (Iskandar, 2016, hal. 216).

Selain itu, dieksploitasinya tubuh wanita seperti diadakannya model kecantikan hingga peran wanita menggantikan tugas laki-laki sebagai kepala rumah tangga dengan disibukan/dimudahkannya soal lapangan kerja sehingga wanita yang seharusnya mulia serta pendidik generasi masa depan peradaban Islam menjadi rusak dan tidak berkualitas (Iskandar, 2016, hal. 216).

Terakhir, musuh-musuh Islam selalu membuat tuduhan negatif terhadap orang Islam di berbagai belahan dunia seperti dianggapnya Islam sebagai agama yang kuno, kejam, tidak menghormati HAM dan barbar hanya karena memberlakukan hukuman potong tangan, qishas dan rajam. Belum lagi tuduhan teroris, fundamentalis dan radikal yang ditudingkan ke beberapa orang Islam maupun kelompok Islam hanya karena disebut-sebut akan menghalangi berjalannya agenda Barat dalam mengatur tatanan dunia (Iskandar, 2016, hal. 216).

Padahal jika dicermati justru Barat di bawah pimpinan Amerika-lah yang banyak menghancurkan dan mengeruk kekayaan negeri-negeri kaum muslimin untuk kepentingannya dengan berbagai alasan yang mereka buat. Seperti halnya konflik Rusia dan Ukraina yang sedang hangat diperbincangkan saat ini. Amerika, NATO, dan media massa dunia tiba-tiba merasa empati terhadap Ukraina karena serangan Rusia. Entah kenapa perlakuan negeri-negeri Barat berbeda kepada Palestina yang jelas-jelas sudah sedari dulu berkecamuk perang dengan Israel. Padahal Israel sudah banyak melakukan pengrusakan bahkan membunuh serta mempersekusi warga sipil di bumi Palestina.

Sungguh miris dan sungguh adanya konflik Rusia-Ukraina telah membuka kedok Amerika beserta sekutunya yang hanya membela sesuatu yang dapat menguntungkan mereka saja. Tentu kaum muslimin tidak boleh hanya mengambil sikap diam sambil mengelus dada terhadap fakta ini, sesungguhnya Allah berfirman:

"Allah tidak akan mengubah suatu keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri" (QS. Ar-Ra'du [13]: 11).

Itulah sekilas problematika yang harus dihadapi umat Islam setelah runtuhnya Daulah Islam yang terakhir di Instanbul Turki. Lantas apa yang harus umat Islam lakukan sekarang? Yaitu kembali kepada penerapan syariat Islam sebagai landasan bernegara. 

Memang tidaklah mudah, oleh karena itu dakwah harus terus dilakukan dan digencarkan untuk memahamkan masyarakat tentang pentingnya menerapkan syariat Islam dalam ruanglingkup bernegara karena dengan itu kaum muslimin di dunia akan mempunyai perisai yang kokoh seperti dahulu. Artikel ini tidaklah cukup untuk membahas lebih mendalam terkait proses penegakan syariat Islam dalam bernegara. Semoga dilain waktu terbit artikel lanjutannya.

Terimakasih telah berkunjung, semoga bermanfaat 😊


Referensi

Iskandar, Arief B. (2016). Materi Dasar Islam, Islam Mulai Akar Hingga Daunnya. Al-Azhar Press: Bogor.

Santri Kuping
Santri Kuping Hai! Saya Guntur saat ini bekerja di Yayasan Semangat Berdakwah Indonesia sebagai management team & pengajar di Rumah Tahfiz Indonesia. Salam kenal :)

Posting Komentar untuk "Pengaruh Runtuhnya Khilafah Bagi Umat Islam Dunia (Bagian 2)"