Statistiche web
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Keutamaan Shalat Dhuha dan Manfaatnya


Ilustrasi Seseorang Sedang Shalat

Shalat merupakan bentuk ibadah yang paling penting bagi setiap muslim sebab shalat merupakan rukun Islam yang kedua setelah syahadat. Shalat memiliki kedudukan yang sangat tinggi dan agung sebagaimana sabda Rasulullah Saw. bahwa shalat merupakan tiangnya agama. Jika iman adalah perkataan dengan lisan, keyakinan dalam hati, serta amalan dengan anggota badan, maka shalat merupakan salah satu bentuk dari amalan tersebut.

Perihal shalat, selain adanya shalat wajib sebanyak 5 waktu, ada juga shalat sunnah yang musti kita kerjakan salah satunya adalah shalat dhuha yang dilaksanakan ketika waktu dhuha. Shalat dhuha dikerjakan ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbit hingga menjelang waktu dzuhur. Dengan kata lain, waktu dhuha berlangsung kira-kira mulai pukul 07.00 - 11.00 waktu setempat.


A. Tata Cara Mengerjakan

Shalat dhuha dikerjakan dua rakaat dalam sekali salam. Artinya setiap dua rakaat lalu ditutup dengan salam. Dalam hal ini terdapat sebuah hadits yang menjelaskan tentang tata cara mengerjakan shalat Dhuha yang berbunyi, "Dari Ummu Hani binti Abu Thalib, bahwasannya Rasulullah pada yaumul fathi (penaklukan kota Mekkah) shalat sunnah Dhuha delapan rakaat dan mengucapkan salam pada setiap rakaat genap." (HR. Abu Dawud).

Adapun mengenai jumlah minimal/maksimal shalat Dhuha dapat disandarkan dengan adanya hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah ra. yang berbunyi, "Rasulullah Saw. shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan menambah menurut kehendaknya." (HR. Muslim & Ahmad).

Dari hadits Aisyah tersebut terdapat penjelasan bahwa Rasulullah Saw. suka menambah rakaat shalat Dhuha, namun biasanya empat rakaat. Penambahan rakaat shalat Dhuha ini tidak dijelaskan sampai berapa rakaat. Ini mengindikasikan bahwa tidak ada ketentuan maksimal dalam pelaksanaan shalat Dhuha.

Perlu diketahui bahwa shalat dhuha dihukumi sunnah muakad (sunnah yang sangat dianjurkan). Dikatakan bahwa barangsiapa yang ingin memperoleh pahala dan keutamaanya, silahkan mengerjakannya dan tidaklah berdosa apabila meninggalkannya. Berhubungan dengan waktu dhuha, Rasulullah Saw. senantiasa berdo'a kepada Allah "Allahumma baarik ummatii fii bukuuriha" yang artinya "Ya Allah, berikanlah keberkahan kepada umatku di waktu pagi."


B. Dalil Di Dalam Al-Qur'an

Mengenai istilah dhuha di dalam Al-Qur'an tentunya bisa kita temukan pada beberapa surat di dalamnya seperti surat Thaha ayat 59, surat An-Nazi'at ayat 29 dan 46, surat As-Syams ayat 1, surat Al-A'raf ayat 98, dan surat Ad-Dhuha ayat 1. 

Terdapat sebuah keterangan dari Imam Ar-Razi pada pembukaan surat Ad-Dhuha bahwa Allah berfirman yang berbunyi "Demi Waktu Dhuha" yang menunjukkan hal yang agung dan besar manfaatnya. Sebab apabila Allah bersumpah dengan waktu Dhuha, mengindikasikan bahwa waktu Dhuha adalah waktu yang sangat penting dan memiliki segudang manfaat bagi manusia yang mengerjakannya.


C. Manfaat Mengerjakannya 

Perlu ditegaskan bahwa amal ibadah baik itu yang hukumnya sunnah apalagi yang wajib, pasti terdapat hikmah bagi siapapun yang mengerjakannya. Berikut ini manfaat yang dapat kita peroleh apabila mengerjakan shalat Dhuha.

1. Pembuka Pintu Rezeki

Bagi pasangan suami-istri amalan yang satu ini sangat dianjurkan untuk dikerjakan secara rutin agar rezeki di dalam rumah tangga berlimpah dan berkah. Hal ini demikian karena terdapat hadits Qudsi yang menjelaskan tentang pertolongan Allah bagi siapapun yang mengerjakannya.

"Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mulia berfirman; ' Wahai anak Adam, janganlah kamu lemah untuk mengerjakan empat rakaat di awal siang, niscaya Allah akan memberikan kecukupan kepadamu di akhir siang." (HR. Tirmidzi).

2. Memperoleh Pahala Setara Umroh

Dari Abu Umamah ra. bahwa Rasulullah Saw. bersabda, "Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barang siapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan umrah." (Shahih Al-Targhib: 673).

3. Sedekah Bagi Setiap Ruas Anggota Tubuh

Dari Buraidah bahwa ia berkata, "Aku telah mendengar Rasulullah bersabda: 'Pada diri manusia terdapat tiga ratus enam puluh tiga ruas. Ia memiliki kewajiban bersedekah atas setiap ruas tersebut'. Para sahabat bertanya, 'Siapakah yang mampu melakukan hal itu, wahai Rasulullah?'  Beliau bersabda: 'Ludah di dalam masjid yang ia timbun (dibersihkan) atau sesuatu (penghalang) yang ia singkirkan dari jalanan (bisa mewakili kewajiban sedekah). Jika engkau belum mampu, dua rakaat shalat Dhuha sudah memadai untuk mewakili kewajibanmu bersedekah."

Dari Abu Dzar Al-Ghifari ra., ia berkata bahwa Nabi Muhammad Saw. bersabda, "Disetiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala." (HR. Muslim).

4. Penghapus dan Pengampun Dosa

"Siapapun yang melaksanakan shalat Dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan." (HR. Tirmidzi).

5. Dibangunkan Istana Emas Di Surga

Bagi muslim yang rajib mengerjakan shalat Dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di dalam surga. Hal ini dijelaskan oleh Rasulullah bahwa beliau berkata, "Barang siapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga." (Shahih Al-Jami': 634).

Selanjutnya, terdapat riwayat lain dari Anas secara marfuk bahwa, "Barang siapa mengerjakan shalat Dhuha sebanyak 12 rakaat, maka Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah di dalam surga."

Terkait hal ini, Rasulullah Saw. bersabda, "Di dalam surga terdapat pintu yang bernama bab al dhuha (pintu dhuha) dan pada hari kiamat nanti ada yang memanggil, di mana orang yang senantiasa mengerjakan shalat Dhuha? Inilah pintu kamu, masuklah dengan kasih sayang (rahmat) Allah."

6. Wasiat dari Rasulullah Saw.

"Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa ia berkata,'Kekasihku (Rasulullah) memberikan pesan (wasiat) kepadaku dengan tiga hal yang tidak pernah aku tinggalkan hingga aku meninggal nanti. Yaitu puasa tiga hari setiap bulan, shalat Dhuha, dan tidur dalam keadaan sudah mengerjakan shalat Witir." (HR. Bukhari).

7. Mendapat Keuntungan yang Besar

Dari Abdullah bin Amr bin Ash ra. berkata, "Rasulullah Saw. mengirim sebuah pasukan perang. Nabi Saw. berkata, 'Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!' Mereka akhirnya saling berbicara tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan banyaknya ghanimah (keuntungan) yang akan diperoleh dan cepat kembali (karena dekat jaraknya).

Lalu Rasululah Saw. berkata, "Maukah kalian aku tunjukkan kepada tujuan paling dekat dari mereka (musuh yang akan diperangi), paling banyak ghanimah (keuntungan)-nya dan cepat kembalinya?" Mereka menjawab, "Ya". Rasul Saw. berkata lagi, "Barang siapa yang berwudhu, kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat Dhuha, dialah yang paling dekat dengan tujuan (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya, dan lebih cepat kembalinya." (Shahih Al-Targhib: 666).

8. Shalat Dhuha di Awal Pagi, Ganjaran Langsung Sore Hari

Dari Abu Darda' ra. ia berkata bahwa Rasulullah Saw. berkata, Allah berfirman: "Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya." (Shahih Al-Jami': 4339).

Terdapat riwayat lain yang serupa bahwa Nu'aim bin Hammara berkata, "Aku telah mendengar Rasulullah bersabda: 'Allah berfirman: 'Wahai anak Adam, janganlah kamu merasa lemah (kehilangan kesempatan) untuk beribadah kepada-Ku dengan cara mengerjakan shalat empat rakaat di awal waktu siangmu, niscaya akan Aku cukupkan untukmu di akhir harimu." (HR. Abu Dawud).

Itulah sederet manfaat serta keutamaan shalat Dhuha bagi muslim yang mengerjakannya. Semoga kita senantiasa semangat dalam mengamalkan amalan-amalan sunnah agar semakin mempercepat turunnya pertolongan Allah Ta'ala. Mohon bantuannya untuk meng-share artikel ini agar makin banyak orang yang tergerak menjemput hidayah Allah Ta'ala. Aamiin. 


Referensi

Idaini, Mohammad Wifaqul. (2017). Rahasia Amalan Suami Istri Pembawa Rezeki Kiat Menjadi Pasangan Bahagia dan Berlimpah Kekayaan. Yogyakarta: Araska.
Santri Kuping
Santri Kuping Hai! Saya Guntur saat ini bekerja di Yayasan Semangat Berdakwah Indonesia sebagai management team & pengajar di Rumah Tahfiz Indonesia. Salam kenal :)

Posting Komentar untuk "Keutamaan Shalat Dhuha dan Manfaatnya"